Ketika kamu mencintai seorang begitu dalam, dan kamu ingin mengakhirinya, bagaimana caramu melakukannya? seketika saya terhenyak ketika pertanyaan tersebut mengisi benak saya. Seperti manusia yang lainnya jelas saya pernah jatuh cinta dan daya jatuh cinta pada orang yang (mungkin) salah. Saya tidak tahu apa saya masih mencintainya atau cinta itu telah memudar dan hanya menjadi serpihan kenangan. Saya bahkan tidak tahu sebenarnya yang saya rasakan, hanya perasaan ysng terlampau berat dihempas yang bikin saya merasa sepi dalam ramai, yang membuat saya begitu terbebani tiap kali saya mengingatnya. Hari ini saya berniat untuk melupa pada yang lalu, saya pikir kita harus merelakan apa yang tidak mungkin menjadi milik kita, bukan berarti saya tidak percaya doa hanya saja saya tahu saya memang tidak berarti apa-apa. Saya tahu, jika saya terus menyimpan rasa ini, saya tidak akan pernah berubah dan selamanya akan diKungkung masalalu. Maka akan saya lupakan ia.
Hari ini sengaja saya follow IG nya. Bodoh? Bagi saya tidak. Saya akan tahu kabarnya, dan saya aka tahu apa yang sebenarnya saya rasakan. Adakah perasaan cinta itu (masih) ada atau hanya sebatas sisa sisa cinta. Dengan itu saya bisa rela jikalau ia dengan yang lainnya. Saya tidak punya cara lain selain apa yang terpikirkan oleh saya saat ini, aneh memang. Tapi sudah saya putuskan.
Komentar
Posting Komentar