Langsung ke konten utama

NEED A HI-5 WITH A CHAIR IN MY HEAD!

Saya sering merasa hidup saya terlampau menyedihkan. Selalu memikirkan hal hal yang sebenarnya tidaklah penting untuk dipikirkan tapi saya dengan ikhlas dan tulus memikirkannya membuat saya nenjadi asing dan menjauh dari hingar bingar. Lama sudah saya merasakan hal ini tetapi selalu saja saya tutupi dengan senyum palsu yg merekah dibibir dan berpura pura biasa. Saya jadi iri dengan temanteman seusia saya yang begitu bisa enjoy menikmati segala suasana. Apa mereka pernah berpikiran seperti yang saya pikirkan?

Memasuki bulan Agustus, bulan yang disambut dengan kemeriahan agaknya membuat saya sakit kepala, umbul-umbul dipasang, lampu kelap kelip mulai dinyalakan pun lampu disko yang bikin ponakan saya paling kecil suka menjumputi bayangan lampu yang jatuh dibawah. lalu ada lomba-lomba yang umum macem balap karung dsb sampai lomba yang bikin saya ngelus dada sambil menggelengkan kepala, gendong istri sama main bola pake daster. Ketika semua menikmati dan tertawa ngakak saya cuma bisa melipir dan menjauh dari adegan adegan konyol yang dilakukan peserta. Tidak hentihentinya, hati saya bertanya, Ini fungsinya Apa? makna nya? Adakah yang bisa dijadikan pelajaran dari ini semua? lalu terdengar sorak cieeee berkepanjangan dan saya pun langsung mancal sepeda. Kadang saya merasa saya terlalu kaku dengan hal hal semacam ini, gak asik dan gak iso diajak seneng. But, saya cuma heran aja koorelasi antara gendong istri atau main bola pake daster dengan kemerdekaan Indonesia itu apa? I just don't get it,broh. Sumpah!
Selain itu Perayaan lainnya menyambut kemerdekaan adalah dipasangnya lampu warna warni yang buat kampung saya macem Kafe, rasarasanya asik tuh kalau buka warung kopi, lumayan lampunya gratisan dari kampung. daaan hampir semua kampung seperti itu. Rejeki banget buat pedagang lampu pokoknya.

Mengisi kemerdekaan dewasa ini sering hanya sebagai euforia semata. Bagus bagusan menghias kampung, adu meriahan malam agustusan antar kampung (kampungku nyewa elekton, kampungku nyewa moneta dan bla bla) atau masalah kulineran (Tumpeng di kampungku ada 20,  dikampungku malah prasmanan all you can eat dan bla bla bla). Jadi, agustusan yang ditunggu cuma ininya dan saya gak habis pikir dengan cara mereka oun mereka gak habis pikir dengan cara saya. Maka, saya cukup mendengarkan elekton di dalam kamar dengan ditemani nyamuk nakal, sementara ciwi ciwi mulai dandan buat kumpul bareng sama pemudapemuda menikmati hidangan dan elektonan. Sedih saya, dengan apa yang selalu terintas dalam pikiran saya yang ruwet macem ini. Sungguh, saya hanya orang malang yang mendamba pada rasa senang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW : Tinder, Bottled dan Speaky, (Dating or learning aplikasi?)

Hello gaes, welcome to this Blog! Sebagai salah satu dari banyak wanita kesepian hahaha, Download aplikasi chatting adalah sebuah pilihan nyata. Nah, ini ada 3 aplikasi yang aku download untuk membunuh kesepian ku atau untuk menghilangkan awkward moment saat temen-temen kalian pada asyik main hape sementara kalian ga ada yang ngajak chatting. hahaha, so let's zoom in those 3 applications:  1. Tinder Aplikasi dating online yang dari dulu sampai sekarang masih setia digunakan oleh pengguna nya Termasuk aku even I never get so close with them. Tapi kadang kalo lagi iseng asyik aja swipe swipe an gitu. So aku udah pake aplikasi ini kurang lebih 3 tahunan gitu. Tapi sampai sekarang nggak nyantol-nyantol juga. Aplikasi tinder memungkinkan kamu buat ketemu orang orang yang secara jarak masih bisa terjangkau dengan kamu. Biasanya dia bakal nyari yang terdekat, about beberapa miles gitu. Cuman karena ini aplikasi yang pure buat dating so buat dapet banyak swipe kudu pinter pi...

REVIEW Yez Yez Yez All good Hostel jogja; Hostel unik yang memanjakan mata

Hello, gaes. Welcome to this Blog! Weekend kemarin aku dan temenku memutuskan untuk jalan jalan ke Jogja selama 2 hari. Bisa dikatakan ini unplanned travelling gitu. Jadi persiapan juga serba mendadak dan semuanya kita mengandalkan google. Setelah nanya nanya ke Google dengan keyword, 'Hostel yang unik dan murah di Jogja' Kami pun akhirnya menemukan beberapa opsi penginapan. Hal yang kami bandingkan pasti adalah :  1. Harga 2. Tempat (Rating review, Photo yg di upload, fasilitas) 3. Lokasi (Jauh atau tidaknya dari Malioboro) Sebelum-sebelumnya saya sendiri selalu menginap di daerah sosrowijayan. Ada losmen yang sudah jadi langganan sejak jaman kuliah tapi karena pengen mencoba penginapan lain maka perburuan dan pencarian hostel pun dimulai. Dari buanyak sekali review dari netijen, akhirnya kami memutuskan 3 hostel yang akan kami PDKT in via booking.com ataupun traveloka. Ketiga hostel itu adalah : 1. Sae sae hostel 2. Bring in house 3. Yez yez hostel.  Setela...

Review - Pacar seorang seniman- Ws. Rendra

Siapa yang tidak kenal Rendra? saya mengenal Rendra sebagai seorang penyair dengan puisi-puisinya yang luar biasa saya suka. Kali ini, Alhamdulillah saya berkesempatan membaca kumpulan Cerpen Ws. Rendra yang diterbitkan oleh penerbit bentang berjudul, Pacar seorang seniman. Duh, judulnya bikin deg deg an (Maklum, lagi pengen punya pacar seniman). Buku kumcer tersebut dihiasi dengan (apa ya nama nya..) lukisan-lukisan ditiap babnya. Covernya pun bergambar seorang perempuan berambur pendek dengan dominasi latar (agak) kuning dan hijau, ber'seni' banget. Cocok dengan judulnya. Cerita pendek ini ditulis Rendra pada tahun 1950-1960 an jadi, latar sosial, budaya maupun bahasanya ya disesuaikan pada jaman itu. Berasa lagi time travel, yang paling saya suka sih bahasanya. rapi dan manis. Well, didorong rasa penasaran pakai banget saya pun membaca kumcer ini dalam waktu yang singkat. Ada 13 cerita pendek dengan tema beragam. Tetapi I don't know why hanya beberapa cerpen yang meleka...